Mengetahui Misteri Al-Naslaa, Sebuah Batu Terbelah Dengan Sempurna di Saudi Arabia

Mengetahui Misteri Al-Naslaa, Sebuah Batu Terbelah Dengan Sempurna di Saudi Arabia

buzzbinpadillacrt.com – Batu di Padang Pasir Tayma, yang lokasinya berada di barat laut Arab Saudi atau di pertengahan Madinah dan Dumah, masih diselimuti misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang.

Batu raksasa tersebut sering disebut Al Naslaa, pernah dengar? Yang membuatnya sangat unik yaitu batu raksasa ini terlihat seperti terbelah dua dengan rapi. Jika diperhatikan, belahan batu ini seperti yang ditebas pedang.

Batu ini terdiri dari dua bagian dalam satu formasi. Keduanya nampak memiliki penyangga berupa batu kecil di bagian bawahnya.

Formasi batu Al Naslaa ini sukses membuat para arkeolog geleng-geleng kepala. Sampai sekarang belum ada teori yang mampu menjelaskan kenapa Al Naslaa bisa memiliki belahan yang sempurna seperti itu.

Ada yang beranggapan bahwa salah satu sisi batu ini mengikuti pergeseran tanah dan kemudian tertarik dan terbelah. Ada juga yang menyebutkan kalau batu ini awalnya memang sudah memiliki retakan dan retakan itu terkikis hingga akhirnya terbelah.

Namun tetap saja, teori tersebut tidak bisa sepenuhnya menjelaskan misteri batu Al Naslaa Jika memang benar terbelah karena retakan atau pergeseran tanah, pasti belahannya tidak akan terlihat sempurna. Sedangkan belahan Al Naslaa begitu sempurna dan rapih.

Lukisan Misterius Dipermukaan Batu Al Naslaa

Selain itu, batu ini juga memiliki misteri lain. Di bagian permukaan batu ini terdapat sebuah lukisan kuno yang juga mengundang tanda tanya besar.

Coba perhatikan Al Naslaa di bagian bawah, jika teliti, di sana terdapat lukisan kuda dan manusia di dekat celah batu. Tidak ada yang tahu apa maksud dari lukisan ini.

Sampai saat ini belum ada ilmuwan yang bisa menjelaskan dengan pastinya misteri terbelahnya batu Al-Naslaa, Dan maksud dari gambar lukisan tersebut.

Apakah anda mengerti arti dari lukisan tersebut? Jika anda mempunyai pendapat bisa tulis di kolom komentar di kolom komentar ya. terima kasih sudah membaca artikel kami dan semoga bermanfaat untuk kalian semua.

Bendungan Tiga Ngarai di China, Konon Bisa Memperlambat Rotasi Bumi?

Mengetahui Bendungan Tiga Ngarai di China, Konon Bisa Memperlambat Rotasi Bumi?

buzzbinpadillacrt.com – Waduk yang terhubung dengan Bendungan Tiga Ngarai di China dirumorkan mampu menahan volume air cukup banyak sehingga berpengaruh dalam memperlambat dan mengubah rotasi Bumi. Rumor tersebut telah beredar selama lebih dari satu dekade, dan setelah diteliti oleh para ahli report bendungan raksasa tersebut dapat memperlambat rotasi Bumi ternyata benar adanya.

Service Expert pada bulan Juni 2010 memeriksa rumor tersebut dan telah diulangi selama bertahun-tahun dalam variasi unggahan media sosial dan sejumlah publikasi yang membuat klaim serupa. “Secara umum, klaim tersebut menegaskan bahwa setelah waduk bendungan terisi, berat massanya akan cukup untuk sedikit merubah rotasi bumi,” tulis Service Expert, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi. com dari Snopes pada Senin, 31 Mei 2021.

Quantity air yang ditampung dalam waduk tersebut diketahui akan memiliki berat lebih dari 39 triliun kg. Pergeseran massa sebesar itu akan berdampak pada berubahnya rotasi bumi karena fenomena yang dikenal sebagai momen inersia. Momen inersia adalah ukuran kelembaman suatu benda untuk berotasi terhadap porosnya, besaran ini adalah analog rotasi daripada massa.

Momen inersia suatu benda pada sumbu tertentu menggambarkan betapa sulitnya mengubah gerakan sudutnya terhadap sumbu tersebut. Semakin jauh jarak suatu massa ke poros rotasinya, maka ia akan berputar semakin lambat kedepannya.

Mengangkat 39 triliun kilo air di ketinggian 175 meter di atas permukaan laut akan meningkatkan momen inersia bumi, dan dengan demikian memperlambat rotasi Bumi. Namun, menurut para ahli dampak yang ditimbulkan oleh fenomena tersebut akan terasa sangat kecil bagi kehidupan.

Ilmuwan NASA menghitung pergeseran massa semacam itu akan menambah panjang hari hanya 0.06 mikrodetik dan membuat Bumi hanya sedikit lebih bulat di tengah dan lebih datar di atas serta dapat menggeser posisi tiang akan bergeser sekitar dua sentimeter.

“Jika diisi, waduk itu akan menampung 40 kilometer kubik quantity air dan akan berpengaruh pada bertambahnya waktu selama beberapa mikrodetik dalam sehari dan sedikit menggeser posisi kutub,”katanya.

Perhatikan bahwa pergeseran massa benda di Bumi relatif terhadap sumbu rotasinya akan mengubah momen inersia, meskipun sebagian besar pergeseran terlalu kecil untuk diukur (tetapi dapat dihitung).

Bendungan Tiga Ngarai yang terletak di Yichang, Provinsi Hubei, China merupakan bendungan pembangkit listrik terbesar di dunia yang dibangun pada 1994 dan selesai pada 2009. Bendungan tersebut membendung aliran Sungai Yangtze dan mencakup tiga jurang sehingga dinamai demikian.

Seperti bendungan lain yang sedang dibangun, bendungan ini juga merupakan bendungan yang kontroversial menyangkut benar salahnya proyek ini. Pihak yang mendukung menunjuk kepada keuntungan ekonomi dari pengawasan banjir dan tenaga hidroelektrik.

Sementara pihak penentang mengkhawatirkan masa depan 1.9 juta orang yang akan dipindahkan akan kehilangan lokasi arkeologikal dan budaya yang berharga serta mengkhawatirkan juga dampaknya terhadap lingkungan.